Pejuang Ku : Mukhlas, Imam Samudra, dan Amrozi
Selamat jalan .......
Janjimu telah terpenuhi
Menjelang kesyahidanmu banyak pesanmu kepada ku. pesan itu terasa baru, menghujan dihati, terbayang dalam ingatan. "Teruskanlah jihad ini, tidak banyak kaum Muslimin yang mencintainya, sebaliknya lebih banyak yang memusuhinya," ucapanmu sekali waktu.
"jika taqdir Allah berlaku, eksekusi terlaksana, teruskan lah langkah mu berjihad dijalan Allah. jangan pernah berhenti, dan seluruh manusia kepada Nya semoga kita mendapatkan salah satu diantara dua" ('Isykariman au mut Syahidan) hidup mulia atau mati syahid, ujar mu lagi.
Subhanalullah, janji mu telah terlaksana, peluru hidup berputar menembus dada mu, dengan mata terbuka antum melihatnya dengan jelas, kalimah tauhid basah di lidah mu, senyuman merkah dibibir mu, insya Allah antum telah menempati sabda Rasulullah
" Barang siapa sdi akhir hayatnya mengucapkan 'laailaha illallah', wajib masuk syurga" HR Abu Dawud.
kami sangat mencintai mu wahai khafilah syuhada'. rasanya terlalu cepat keprgianmu. sedang orang-orang seperti mu belum banyak. seandai nya kami boleh berandai-andai , kami akan berkata :
" andai saja antum belum syahid dan telah dibebaskan dalam penjara thogut, kita akan bersama-sama berjihad lagi menuju tegaknya Syari'ah Allah."
Namun, ketetapan Allah telah pasti. tidaklah mati suatu jiwa melainkan dengan seizin Allah, suatu keputusan mutlak (QS, ALi Imran : 145)
kini antum telah pergi dengan tetesan darah, dan kami melepaskan antum dengan tetesan air mata. antum bagaikan bayi yang baru lahir bersama tetesan darah ibunya, sedang senyuman tawa dan ria menyambut, dan antum pergi dengan senyuman, sedangkan kami menangis karena kepergianmu.
Ya Allah inikah engkau maksudkan dalam firman Mu..?
" Di antara orang-orang mu'min itu, ada orang-orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah. maka diantara mereka ada yang jujur (Syahid) dan diantara mereka da juga yang menunggu-nunggu(apa yang telah dijanjikan ), dan mereka tidak sedikitpun merubah janjinya. (QS Al_Ahzab)
Selamat jalan .......
Janjimu telah terpenuhi
Menjelang kesyahidanmu banyak pesanmu kepada ku. pesan itu terasa baru, menghujan dihati, terbayang dalam ingatan. "Teruskanlah jihad ini, tidak banyak kaum Muslimin yang mencintainya, sebaliknya lebih banyak yang memusuhinya," ucapanmu sekali waktu.
"jika taqdir Allah berlaku, eksekusi terlaksana, teruskan lah langkah mu berjihad dijalan Allah. jangan pernah berhenti, dan seluruh manusia kepada Nya semoga kita mendapatkan salah satu diantara dua" ('Isykariman au mut Syahidan) hidup mulia atau mati syahid, ujar mu lagi.
Subhanalullah, janji mu telah terlaksana, peluru hidup berputar menembus dada mu, dengan mata terbuka antum melihatnya dengan jelas, kalimah tauhid basah di lidah mu, senyuman merkah dibibir mu, insya Allah antum telah menempati sabda Rasulullah
" Barang siapa sdi akhir hayatnya mengucapkan 'laailaha illallah', wajib masuk syurga" HR Abu Dawud.
kami sangat mencintai mu wahai khafilah syuhada'. rasanya terlalu cepat keprgianmu. sedang orang-orang seperti mu belum banyak. seandai nya kami boleh berandai-andai , kami akan berkata :
" andai saja antum belum syahid dan telah dibebaskan dalam penjara thogut, kita akan bersama-sama berjihad lagi menuju tegaknya Syari'ah Allah."
Namun, ketetapan Allah telah pasti. tidaklah mati suatu jiwa melainkan dengan seizin Allah, suatu keputusan mutlak (QS, ALi Imran : 145)
kini antum telah pergi dengan tetesan darah, dan kami melepaskan antum dengan tetesan air mata. antum bagaikan bayi yang baru lahir bersama tetesan darah ibunya, sedang senyuman tawa dan ria menyambut, dan antum pergi dengan senyuman, sedangkan kami menangis karena kepergianmu.
Ya Allah inikah engkau maksudkan dalam firman Mu..?
" Di antara orang-orang mu'min itu, ada orang-orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah. maka diantara mereka ada yang jujur (Syahid) dan diantara mereka da juga yang menunggu-nunggu(apa yang telah dijanjikan ), dan mereka tidak sedikitpun merubah janjinya. (QS Al_Ahzab)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar